Galau ‘wa Ashabuhu’
Bingung itu bercabang dua, tiga apalagi kalau seribu
Gelisah itu bayangan misterius yang selalu menghantu
Galau?
Keinginan tak terkategori ketika rasa kacau
Hasrat bersanggama terhalau
Penat hati terpanggang pilu
Perih jiwa tersayat sembilu
Tak merasa itu
batu
Merasa itu selalu
Buntu
Hidup wajib terbakar mesiu
Supaya melaju-peluru
oleh : sansan zia-ul haq
Galau ‘wa Ashabuhu’
04.09 |
Langganan:
Posting Komentar (Atom)






0 komentar:
Posting Komentar